Minggu, 29 Desember 2013

My Best Friends Forever - 1

Pagi itu disekolahku, SMP Junior High School, aku mencari tempat duduk yang pas, tidak bersebelahan dengan musuhku, dan pastinya dekat dengan sahabatku. Aku masuk ke kelas dengan santainya. Kulihat ada dua meja yang kosong. Kupilih meja yang didepan tempat duduk Sarah. Setelah menaruh tas dan mengambil handphone BB, aku lari ke kantin. Disana pasti anggota JJJ (Jolly, Jolly, and Jolly) sudah ngumpul..
- Kantin -
"Mmm.. Mana, ya, meja JJJ?" tanyaku bingung. Tak lama, Sarah dan Yessi datang dengan langgengnya. Kupanggil mereka. Lalu, aku, Sarah, dan Yessi memilih meja yang berkursi berjumlah sepuluh. Yup, itu adalah jumlah anggota JJJ. Setelah beberapa menit aku, Sarah, dan Yessi mengobrol, Nanda, Mita, dan Eli datang membawa handphone. Handphone Mita adalah BB Curve 9085, Eli adalah Samsung Young Smart, dan Nanda BB Davis. Yak, kebanyakan anggota JJJ memakai HP BB. Daan.. Setelah menunggu sepuluh menit, semua anggota datang kecuali Carol.
"What? Carol kenapa gak ada?" tanyaku bingung. Semua menggeleng kepalanya. Biasanya, jika ada yang tidak masuk, izin ke ketua (Tamara alias aku) atau wakil ketua (Mita).
"Mungkin dia ke Inggris kali!" cerocos Eli. Semua gemes melihat tingkah laku Eli.
"Elii! Kan Papanya udah balik ke Indonesiaaa!" kataku gemes. Semua setuju. Kami pun memesan makanan. Setelah memesan makanan, Yessi malah gabung ke meja Klopper Girls (KG).
"Semuanya, aku ke meja KG dulu yaa.." kata Yessi. Aku bingung kenapa bisa menamakan KG. Apakah personelnya berat semua? Entahlah.. Aku tidak tahu..
"Yessi! Kamu udah kuperingati beberapa kali! Masih ngeyel!" marahku.
"Kan gak apa-apa, Tamara!! Aku, ya, aku! Kamu juga kamu!!" jawab Yessi. Aku pun memisah dengan anggota JJJ. Tak perduli makanan, aku langsung saja ke kelas musik. Pasti ada obrolan asik dari para sahabat, tapi, mungkin hanya sebagian tidak mengenali Bobo Online..
- Kelas Music -
"Hai Kak Lin!!" kataku.
"Hai juga. Btw, Rin mana?" tanyanya. Aku menggeleng. Lalu, kubuka BB. Astaga! Ada BBM dari Priska..
"Mmm.. Bu Ey mana?" tanyaku. Kak Lin menunjuk ruang guru. Aku tahu artinya, guru-guru sedang rapat. Lalu, ada murid paling centil dan sombong lewat. Yak, ialah Yessi!. Sejak ia bergabung dengan grub berat sayuran itu, kupanggil dia Miss Centil dan Sombong. Dengan enaknya, ia menukar tempat duduk Bryant dengan dirinya. Dekat kursi Bryant ada tempat duduk BD. Yup, Yessi adalah fans BD. Tapi, ia tak sejatinya menjadi fans BD. Tak sepertiku.. Lalu, aku berbisik kepada Kak Lin.
"Sssthps.. Pjssdhhssp.." bisikku.
"Iya, tuh..  Dulu pernah ngerjain aku sama grub berat badan lagi.. Nyebelin pokoknya, haha," katanya. Tapi aku agak bingung. Dikerjain malah ketawa? Wah, kumat lagi nih bocah..
"Bla, bla, bla.. Yaampun! Miss Centil kok berani pindah tas and tempat duduk aku ya?" tanya Bryant panas-panasin Yessi. Miss Centil itu langsung pergi. Paling dia pergi ke perpus.. Tempat dia bisa membuat komputer disana error (?).
"Bry, Yessi beda total sekarang! Pake pindah ke grub berat badan itu.. Terus, yah, kamu tahu sendiri," kataku. Bryant mengangguk. Huh, Miss Centil mengesalkan banget! Tak lama, bel pelajaran musik tedengar. Lalu, semua langsung masuk.
"Baik anak-anak, sekarang kita akan melanjutkan tema pelajaran kemarin.." kata Bu Ey. Wah, bisa gawat darurat nanti! Kelas akan gempa gempita! Karenaa.. Miss Centil akan berulah lagi!
- Pelajaran -
"Baik anak-anak.. Kerjakan soal yang ini! Ibu ada rapat!" kata Bu Ey. Semua spontan mengerjakan.. Semua anak konsentrasi.. Lalu, Miss Centil tidak melakukan hal apa-apa.
"Woy! Mbak, sadar dong!! Ada tugas kok gak dikerjakan! Mbak bro, jangan buat masalah lagi deh!" kata Alexa. Lexa memang sering berkata 'Mbak bro' pada Yessi.
"Suka-suka aku.." jawab Miss Centil.
"Ih! Nyebelin banget sih," kata Lexa.
- Saat Bu Ey selesai rapat -
"Ada yang tidak mengerjakan?" tanya Bu Ey.
"Saya!" kata Miss Centil.
"Kok gak dikerjakan, Yessi?" tanya Bu Ey lagi.
"Gara-gara BD! Dia nyontek aku!!" teriak Yessi. BD tampak kaget bukan kepalang. Akankah BD dihukum? Nantikan lanjutannya di My Best Friends Forever - 2

Tidak ada komentar:

Posting Komentar